Label Cloud

Sunday, October 21, 2007

Atasi Degradasi, Investor Siap Tanam Jarak

Minggu, 9 September 2007
Radar Banjarmasin

MARTAPURA – Niat Bupati Banjar HG Khairul Saleh untuk menjadikan pohon jarak sebagai alternatif mengatasi degradasi lingkungan, ternyata bukan omong kosong. Hal ini terbukti dengan adanya investor yang langsung menyatakan minatnya untuk berinventasi menanam jarak di wilayah Kabupaten Banjar.

“Insya Allah dalam waktu dekat ini ada persentasi dari salah satu investor yang ingin berinventasi pada penanaman jarak. Nanti saya kabari kalian semua (wartawan, Red) untuk menghadiri acaranya,” ujar Bupati Banjar Khairul Saleh yang enggan menyebutkan invstornya.

Menurut Khairul, untuk tahap pertama ini pihaknya berkeinginan kawasan yang ditanami jarak adalah kawasan di Kecamatan Karang Intan dulu. Hal itu dilakukan sesuai dengan kondisi alamnya yang besarnya merupakan kawasan zona penyangga dari Tahura Sultan Adam.

“Lagi pula lahan-lahan di sana sangat gersang dan sepertinya tidak bisa ditanami dengan tanaman keras. Jadi kami melihat pohon jarak akan cocok di sana. Lingkungan jadi hijau, buahnya bermanfaat,” katanya.

Jika upaya pertama tersebut berhasil lanjutnya, maka ke depan gerakan penanaman jarak bakal digalakkan. Selaras dengan adanya program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), industri jarak diperkirakan bisa memperkuat program-program ekonomi kerkayatan tersebut.

“Apalagi nanti bila program ini dipadukan dengan program-program CD-nya para pengusaha pertambangan di Kabupaten Banjar. Tentunya dampak lingkungan akibat pertambangan tidak begitu menyengsarakan masyarakat sekitar tambang pasca penambangan,” ujarnya. (yan)

No comments: