Label Cloud

Friday, February 16, 2007

Banjarbaru Program Biodiesel

Kamis, 11 Januari 2007 01:22


--------------------------------------------------------------------------------

Banjarbaru - Pemerintah Kota Banjarbaru mulai merintis program biodiesel yang dicanangkan oleh pemerintah pusat dalam rangka mendapatkan alternatif bahan bakar non migas.

Mewujudkan keinginan itu Pemko merangsang minat petani untuk menanam pohon jarak, sebagai bahan baku bioedesel.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Umar Gunawan, Rabu (10/1) mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 45 ribu bibit jarak yang akan dibagikan kepada petani.

Diakuinya, bibit sebanyak 45 ribu yang akan dibagikan kepada petani ini merupakan dana bantuan Pemko sebesar Rp50 Juta yang dianggarkan untuk pengembangan jarak di Kota Banjarbaru.

"Untuk pengadaan bibit sebanyak 45 ribu tersebut dananya dibantu oleh Pemko sebesar Rp50 juta. Dana tersebut, memang dianggarkan untuk pengembangan jarak di Kota Banjarbaru," katanya.

Umar menegaskan, agar bibit jarak ini benar-benar ditanam oleh petani, mereka hanya menyerahkan kepada para petani yang memang berminat untuk menanam.

"Petani yang inginan mendapatkan bibit jarak ini harus membuat surat pernyataan kesediaan untuk menanamnya," katanya.

Menurutnya, sudah ada sekitar 15 ribu jarak yang dibagikan kepada petani.

Umar menjelaskan, tanaman jarak ini baru akan ekonomis menghasilkan biji jarak setelah umur 3 tahun ke atas. Semakin tua, biji jarak yang dihasilkan akan semakin banyak. mtb/wid


--------------------------------------------------------------------------------



Copyright © 2003 Banjarmasin Post

No comments: