Label Cloud

Friday, April 20, 2007

Sampah TPA Bakal di Buldozer

Sabtu, 24 Maret 2007
 
Radar Banjarnmasin

BANJARBARU – Pemkot tampaknya tak diam begitu saja mengurusi soal sampah. Pasca penilaian tim Adipura lalu, bukan berarti berhenti begitu saja. Buktinya saja, Pemkot berencana bakal membeli alat berat buldozer untuk membantu penertiban sampah di TPA Hutan Panjang, Cempaka.

“Memang ini baru rencana, tapi bila itu lebih baik dengan adanya buldozer, kita akan mengupayakan pembelian alat berat itu,” ujar Sekdakot Drs Budi Yamin kepada wartawan koran ini.

Untuk diketahui, selama ini dalam mempersiapkan penilaian Adipura, Pemkot menyewa alat berat buldozer selama 50 jam khusus digunakan di TPA Hutan Pajang. Dimana, setiap jamnya sendiri ditarif seharga Rp250 ribu.

Pun berencana membeli alat berat, Budi menegaskan semua belum merupakan keputusan final. Sebab, sesuai petunjuk dari Walikota, akan dikaji lebih dulu tingkat efektifnya dibandingkan dengan biaya menyewa beberapa waktu lalu.

Nah, bila ternyata biaya menyewa lebih murah dan efektif penggunaannya ketimbang membeli untuk jangka panjang, mau tak mau Pemkot akan memilih mana yang lebih baik.

“Prinsipnya, kita akan mengkaji dulu. Mana yang terbaik kita lakukan. Bila terpaksa kita membeli itu jauh lebih baik, ya kita usulkan pembelian. Tapi sebaliknya, bila lebih baik menyewa yang tentu itu yang kita lakukan,” terangnya.

Terpenting, tambah Sekdakot, upaya penertiban sampah khusus di TPA Hutan Panjang bisa dikelola dengan baik. Tentu dengan tindak menimbulkan masalah-masalah lainya.

“Tapi perlu diingat, semakin hari jumlah sampah yang masuk ke TPA terus bertambah banyak. Ini dibutuhkan penangannya yang serius juga agar kedepan tak menimbulkan masalah baru,” imbuhnya.

Sementara itu, sesuai pengamatan koran ini, pasca penilaian Adipura beberapa waktu lalu, tumpukan sampah masih terlihat dibeberapa TPS. Memang, tumpukan sampah itu terjadi lantaran disebabkan sikap warga yang tak mematuhi jam membuang sampah. Akibatnya, sampah dibuang seenaknya dan akhirnya tak terangkut oleh truk pembuang sampah ke TPA. Padahal jelas, bila ingin sampah dibuang ke TPS, warga harus membuang pada malam hari. (mul)

No comments: